Komp. Hawaii Garden Blok E No. 10 Batam Center hello@coklatrocklate.com
Kandungan Cokelat

Cokelat atau Coklat (Inggris:Chocolate)


Adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao). Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.

Pengemar Coklat Rocklate Oleh-Oleh Batam
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta. Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia. Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.

Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah . Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

Menurut Brotodjojo (2008:8) Cokelat memiliki beberapa kandungan

Asam Oleat.


Asam lemak tak jenuh. Ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun, menyimpulkan efek positif bagi kesehatan jantung.

Katekin.


Antioksidan kuat yang terkandung dalam cokelat. Fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi.
Theobromine. Membantu membangun perasaan tenang dan meringankan sakit tenggorokan.

Kafein.


Memberikan efek terjaga atau segar bagi yang mengkonsumsinya
Phenethyylamine. Memberikan dampak dopamine atau munculnya perasaan senang dan perbaikan suasana hati.

Kandungan Cokelat dari Zat Gizi Makro dan Zat Gizi Mikro.



Zat Gizi Makro yang ada di dalam kandungan cokelat yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Zat inilah yang membuat cokelat mengandung energi.

Zat Gizi Mikro yaitu mineral dan vitamin. Yuk, ketahui lebih jauh semua zat dan senyawa penting yang ada di dalam cokelat!

1. Kandungan cokelat asli dari bubuk biji kakao


Umumnya, cokelat yang sudah beredar di pasaran telah mengandung campuran bahan lain. Namun, sejak zaman dahulu, cokelat telah dijadikan minuman pahit dari beberapa suku pedalaman kuno.

Minuman cokelat tersebut bisa dikatakan berasal dari biji kakao yang diolah secara sederhana tanpa menambahkan bahan-bahan lain yang bisa memengaruhi kandungan gat gizinya.

Kandungan cokelat asli yang terbuat dari 100 gram bubuk kakao asli terdiri dari 228,49 kkal; 19,59 gram protein; 13,5 gram lemak; 53,35 gram karbohidrat; 27,90 gram serat, dan 2,58 gram air.

Bubuk biji kakao juga mengandung kalium sebanyak 1495,5 mg; natrium sejumlah 8,99 mg; 169,45 mg kalsium, 13,86 mg zat besi, 7,93 mg seng; tembaga sejumlah 4,61 mg, dan mangan sebanyak 4,73 mg.

Cokelat juga memiliki kandungan beberapa jenis vitamin. Beberapa vitamin yang ada di dalam cokelat asli yang terbuat dari bubuk biji kakao di antaranya adalah vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin C, vitamin D, dan vitamin E.

Bubuk biji kakao juga mengandung beberapa senyawa bermanfaat. Beberapa senyawa tersebut yaitu senyawa antioksidan (polifenol dan flavonoid), senyawa alkaloid (teobromin, anadamida, dan fenetilamina), senyawa asam amino (triptofan, tirosin, dan fenilalanin), dan kafein.

Senyawa antioksidan di dalam cokelat bisa meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit kanker. Senyawa fenetilamina di dalam cokelat adalah senyawa yang bisa merangsang peningkatan penyerapan triptofan ke dalam otak.

Triptofan tersebut bisa diolah menjadi dopamin. Dopamin inilah yang bisa membuat Anda merasa bahagia, bergairah, dan meningkatkan konsentrasi otak. Jadi, jangan heran lagi jika setelah makan cokelat Anda menjadi lebih bahagia dan lebih produktif.

2. Kandungan cokelat batangan


Tidak hanya bubuk cokelat asli, cokelat juga bisa diolah dalam bentuk batangan. Akan tetapi, cokelat batangan ini umumnya sudah tidak asli lagi. Ada beberapa campuran bahan lain di dalam cokelat batangan.

Berdasarkan citarasa yang ada, ada tiga jenis cokelat batangan yang dikenal masyarakat. Ketiga jenis cokelat batangan tersebut yaitu cokelat batangan pahit, cokelat batangan manis, dan cokelat batangan susu.

2.1 Kandungan cokelat pahit (batangan)


Kandungan cokelat batangan tersebut memiliki perbedaan. Nilai kandungan cokelat batangan pahit terdiri dari 504 kkal energi; 5,50 gram protein; 52,90 gram lemak; 29,20 gram karbohidrat; 98,00 mg kalsium; 446 mg fosfor; 4,00 mg zat besi; 60 IU vitamin A; dan 0,05 mg vitamin B1.

2.2 Kandungan cokelat manis (batangan)


Tidak seperti cokelat pahit, cokelat manis memiliki nilai kandungan yang berbeda. Kandungan cokelat manis batangan yaitu 472 kkal; 2,00 gram protein; 29,80 gram lemak; dan 62,70 gram karbohidrat.

Cokelat manis juga memiliki kandungan yang berbeda pada beberapa jenis mineral dan vitamin. Nilai kandungan vitamin di dalam cokelat manis (batangan) yaitu 63.00 mg kalsium; 287 mg fosfor; 3,00 mg zat besi; 30 IU vitamin A; dan 0,03 mg vitamin B.

2.3 Kandungan cokelat susu (batangan)


Di pasaran, juga beredar cokelat susu batangan. Nilai kandungan cokelat susu batangan ini juga berbeda dari nilai kandungan cokelat batangan pahit dan manis. Cokelat susu batangan mengandung energi sebesar 381 kkal untuk setiap 100 gram cokelat susu.

Nilai kandungan cokelat susu di antaranya adalah 9.00 gram protein; 35,00 gram lemak; 53,60 gram karbohidrat; 200 mg kalsium; 200 mg fosfor; 2.00 mg zat besi; 30 mg vitamin A; dan 0.08 vitamin B.

Cokelat susu, cokelat pahit, dan cokelat manis batangan juga masih mengandung beberapa senyawa penting yang telah disebutkan pada kandungan bubuk biji kakao murni. Akan tetapi, jumlahnya tidak sebanyak pada cokelat bubuk dari biji kakao murni karena cokelat batangan mengandung bahan tambahan lainnya.